Monday, September 2, 2019


KELUARGA ALLAH

Bertumbuh Sebagai Keluarga Allah




Pendahuluan
Keluarga yang bertumbuh ternyata sangat penting. Sebab tanpa pertumbuhan dalam komunikasi, dalam iman, dalam karakter, dalam rasa saling, ... dsb. Maka persoalan-persoalan kecil bukan lagi bumbu yang menambah sedapnya sebuah pernikahan. Tetapi masalah kecil dapat terakumulasi menjadi persoalan besar, yang suatu saat akan meledak dan menimbulkan korban dan kerugian. Pertumbuhan menunjukkan adanya kehidupan, pertumbuhan menandakan adanya kedewasaan, pertumbuhan menggambarkan adanya proses dan pertumbuhan juga membuktikan adanya kualitas. Itu sebabnya tanpa pertumbuhan, komunikasi dalam rumah tangga akan mandeg, egoisme akan menggerogoti kebersamaan, karena tidak adanya kedewasaaan dan akhirnya kualitas relasi, karakter, rasa saling dalam rumah tangga juga akan terpuruk. Setiap orang mempunyai definisi masing-masing tentang keluarga yang berbahagia. Mungkin ada yang berpikir bahwa keluarga yang berbahagia adalah keluarga yang berkecukupan secara ekonomi. Mungki ada juga yang berpikir bahwa keluarga yang berbahagia adalah keluarga yang terpandang. Banyak orang sekaran ini cenderung untuk mengukur dan menilai sebuah kebahagian dengan apa yang bisa dilihat oleh mata atau materi, sehingga tidak heran jika banyak orang yang bekerja sangat keras, membanting tulang demi menyejahterakan keluarganya. Hal ini tidak salah, namun menjadi salah jika mereka menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginannya. Banyak orang yang mengambil jalan pintas untuk memperoleh banyak harta kekayaan dan status sosial yang tinggi, misalnya dengan cara korupsi.



Ringkasan Materi
A. Bertumbuh Sebagai Keluarga Allah
            Setiap individu mengalami pertumbuhan yang berbeda dan secara terus menerus dalam seluruh aspek, karena pertumbuhan bersifat individual. Perbedaan inilah yang membuat satu individu dengan individu yang lain menjadi unik. Keluarga sebagai sekumpulan individu yang terbentuk dari pernikahan juga mengalami pertumbuhan. Bertumbuh sebagai Keluarga Allah berarti bertumbuh didalam pengenalan akan Kristus. Dalam kehidupan keluarga Kristen, setiap anggota keluarga yang mau bertumbuh bersama memiliki syarat utama. Keluarga yang berkenan kepadaNya adalah keluarga yang berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam Dia. Dalam ajaran Kristen, yang menjadi dasar kebahagiaan keluarga bukanlah materi, tetapi sikap takut akan Tuhan. Untuk bertumbuh dan menghasilkan buah yang berkualitas, diperlukan akar yang kokoh yang mampu memberikan asupan yang baik bagi pertumbuhan.


B. Mengenal Allah
            Dewasa ini ada banyak orang Kristen yang tidak mengenal dan memahami dengan beanr tentang Allah. Terbukti dari beberapa orang yang hanya disibukkan dengan berbagai rutinitas kegiatan yang sifatnya kelihatannya religius tetapi pada hakekatnya tidak mempunyai makna apa-apa dalam hidupnya. Pengenalan dan pengetahuan akan Allah itu terjadi sejauh Allah menyatakan diriNya kepada manusia. Konsep tentang Allah akan menentukan kualitas hidupnya. Kegagalan mengenal Allah yang sejati secara benar menghasilkan kesesatan dalam hidupnya. Mengenal Allah berarti mengerti, mengalami, pengalaman beriman dengan Dia. John Calvin menuliskan bahwa bijaksana sejati berasal dari pengenalan akan Allah dan pengenalan akan diri. Pengetahuan akan Allah adalah kepentingan terbesar. Yesus datang dupaya manusia dapat mengenal Dia secara pribadi. Melalui Yesus keluarga dapat mengetahui dan mengalami kasih dan rencanaNya bagi manusia.

C. Mengasihi Allah
            Didalam Alkitab dinyatakan bahwa Allah adalah Kasih atau Allah itu Kasih. kasih adalah hakikat Allah, sifat dari Allah, “atribut” Allah. Kasih itu berakar dalam Allah, yang pada hakikatnya adalah kasih. sesuai dengan bunyi hukum kasih yang pertama ialah “kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengans egenap akal budimu”. Kasih Allah mengilhami kasih kita. Allah terlebih dahulu mengasihi kita melalui pemberian AnakNya yang diutus sebagai penebus. Karena Allah begitu mengasihi kita, maka kita juga harus mengasihi Dia dan akan kita tampakkan dalam kehidupan sehari-hari kita kepada sesama kita.
Ada tiga hal yang harus dilakukan terkait dengan mengasihi Allah menurut Thomas Aquinas, yaitu tidak boleh mempunyai Allah lain dengan tidak membuat patung untuk disembah atau menggunakan kuasa yang lain di luar kuasa Allah, harus memberikan kepada Allah penghormatan dengan tidak menyebut namaNya dengan sembarang dan sia-sia, dan harus beriman kepada Tuhan dengan memberikan seluruh hidup untuk dipakai sebagai alat dalam pekerjaanNya yakni memberikan waktu untuk beribadah kepadanya.
Kata Kasih dalam PL adalah ungkapan palin dalam dari kepribadian, sekaligus hubungan pribadi yang paling akrab dan dekat.
Dalam PB Kasih adalah tindakan Allah yang dinyatakan melalui tindakan penyelamatan.
Wujud mengasihi Allah dapat dilihat seperti dengan mengasihi Allah dengan seluruh totalitas hidup manusia, serta kasih terhadap sesama. Di dalam bahasa Yunani, kasih dibedakan sesuai dengan penggunaannya, dan kasih terbagi atas empat jenis, yaitu :
Kasih Agape, kasih yang sempurna, hanya kasih Tuhan lah yang sempurna.
Kasih Phileo, yaitu kasih terhadap sahabat atau sesama
Kasih Storge yakni kasih terhadap orangtua dan keluarga
Kasih Eros yakni kasih yang mengandung unsur seks.
Bukti Kasih kita kepada Allah adalah mengasihi sesama seperti yang dijabarkan dalam hukum Taurat ke 4 – 10, yakni kita harus mengasihi orangtua, tidak boleh melukai sesama kita dengan perbuatan – baik dengan melukai sesama yakni membunuh, berzinah dan mencuri, dan tidak boleh melukai sesama kita dengan perkataan dan pikiran melukai dengan perkataan yakni saksi dusta, mengingini istri sesama dan milik sesama.
Mengasihi Allah adalah dengan jalan mengikuti FirmanNya.

D. Menaati Allah
            Allah menuntut ketaatan dari orang-orang yang termasuk keluarga Allah yang mengaku percaya kepada Allah.  Karena ketidaktaatan akan melahirkan pemberontakan dan hadirnya kuasa roh jahat dalam diri  manusia dan keluarga. Ketaatan keluarga Kristen adalah karena kasih dan iman. Taat artinya membayar harga untuk menuruti firmanNya. Ketaatan keluarga Krristen adalah bukti dari iman. Ketaatan berarti meneladani Kristus dalam kehidupan keluarga. Allah sangat berkenan kepada  kehidupan keluarga Kristen yang taat, dan berkatNya akan selalu senantiasa hadir dalam keluarga Kristen yang taat. Ketaatan dapat dilakukan oleh keluarga Kristen bukan dengan kekuatan mereka sendiri tetapi melainkan oleh Roh Kudus yang ada didalam kita yang memberikan kemampuan untuk melakukan semuanya.

E. Menjadi Saksi Allah Bagi Dunia
            Manusia diciptakan serupa dengan gambar Allah, dan manusia merupakan wakil Allah di dunia. Manusia diciptakan dengan tujuan untuk menjadi saksi tentang kebenaran Allah dan memuliakan namaNya. Keluarga Kristen yang bertumbuh dalam kasihNya akan mampu menjadi saksi Allah didunia dengan mengikuti semua perintahnya. Misi kesaksian selalu berhubungan dengan amanat, yaitu memberitakan Allah sebagai pencipta dan penguasa yang maha kuasa atas semesta alam dan Tuhan yang berdaulat atas sejarah, memberitakan dosa dan pertobatan, memberikan tentang nubuatan dan pengharapan akan Mesias, menjadi saksi Kristus dalam artian yang paling mendasar. Keluarga adalah para saksi Allah di dalam Yesus ketika memiliki kehidupan dan wajib memperlihatkan ajaran-ajaranNya bagi orang lain. Ketika kita menolong orang lain untuk datang dan percaya kepada Yesus, itulah wujud menjadi saksi Allah di dalam Yesus.

F. Aspek-aspek pertumbuhan Keluarga Allah
            Menurut Paul Meier aspek yang diperlukan dalam menumbuhkan keluarga Kristen menjadi Keluarga Allah adalah adanya Kasih diantara suami-istri, orangtua dan anak haruslah terus meningkat, harus ada disiplin, pentingnya konsistensi, mendesaknya keteladanan keluarga dihadapan anak-anak termasuk dalam segi perkataan, sikap dan penampilan serta perbuatan baik, suami berperan sebagai kepala keluarga.

            Perilaku, tata nilai, cara beriman dan bertumbuh muncul dan berkembang dari keluarga asal (Family of Origin). Perangai dan budi pekerti adalah warisan dari interaksi didalam keluarga. Dalam membangun keluarga agar bertumbuh menjadi keluarga Allah  maka diperlukan pemahaman kepribadian, watak, tata nilai serta beriman kepada Allah.

Kesimpulan dan Tanggapan
Paling tidak ada dua hal yang harus dilakukan supaya keluarga menjadi keluarga Kristen yang bertumbuh, yakni pertama adalah hidup saling mengasihi dan menghormati agar dapat menciptakan iklim keluarga yang penuh damai, dan kedua adalah tetap berpegang kepada Tuhan dan percaya pada pemeliharaan Tuhan.
Berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam Kristus adalah suatu hal yang diinginkan Tuhan terjadi pada setiap manusia ciptaanNya, termasuk keluarga. Individu dan keluarga tidak dapat bertumbuh dan berbuah kalau tidak berakar didalam Kristus. Bertumbuh dalam hubungan dengan Kristus mempunyai makna lebih mengenali Dia, lebih mengasihi dan menaatiNya. Bertumbuh sebagai keluarga Allah berarti bertumbuh dalam pengenalan akan Allah melalui karyaNya, firmanNya dan pengorbanan AnakNya sebagai korban tebusan keselamatan bagi umat manusia.
Bertumbuh sebagai keluarga Allah berarti keluarga bertumbuh di dalam Kristus yang mempunyai makna lebih mengenal Dia, lebih mengasihi dan menaatiNya. Kelaurga Kristen merupakan pusat dan tujuan dari perjanjian Allah, yakni untuk menjadi saksi bagi dunia. Karena itu sebagai anggota keluarga Kristen harus melakukan yang terbaik dalam membangun keluarga yang berkenan kepada Allah. Keluarga yang berkenan kepadaNya lah yang merupakan keluarga Allah.

No comments:

Post a Comment